Phar Mor

Phar Els 31.08.2019
 Phar Mor Essay

Mungkin pertanyaan ini jadi menjadi sungguh-sungguh mustahil, bila fraud terkadang diciptakan dengan manajemen perusahaan. Sementara, salah satu tujuan internal audit adalah bahkan untuk menemukan penyimpangan, baik akibat dari misstatement yang disengaja (fraud) maupun yang tidak. Padahal menurut laporan " 2002 Report to Country on Occupatinal Fraud and Abuses” menyatakan bahwa aktivitas internal examine dapat menekan 35 % terjadinya fraud.

Jawaban pertanyaan diatas mengenai lebih sulit lagi ditemukan, bila kubu top internal justru berperan aktif dengan cara mendesain tugas-tugas interior audit diperusahaannya menjadi tugas yang ” sekedar” bagi menilaiperformance suatu bagian, tidak merupakan bekerja untuk memenuhi guna internal control. Dengan demikian, pihak internal berupaya menyajikan fraud menjadi tidak tersentuh oleh internal audit, bahkan menjadi mustahil untuk ditemukan.

Biasanya, selain mendesain agar agar aktivitas inside audit menjadi lumpuh, fraud yang masif dilakukan melampaui trik penciptaan laporan keuangan ganda. Laporan keuangan yang telah dimanipulasi, disiapkan sebagaiselaku, ala, menurut, khusus untuk dikonsumsi oleh auditor, sedangkan laporan yang aktual – laporan yang benar-benar menggambarkan kondisi aktual keuangan perusahaan - sebatas didistribusikan untuk kalangan eksklusif dilingkungan best manajemen.

Masif Fraud di Phar Els Inc.

Sejarah mencatat fall Phar Mor Inc. sebagai kasus scam yang me-legenda dikalangan auditor keuangan. Eksekutif di Phar Mor secara sengaja melakukan fraud untuk mendapatkan nafkah financial yang masuk ke saku pribadi individu dalam jajaran top manajemen perusahaan.

Phar Mor Inc, termasuk perusahaan retail terbesar di Amerika Serikat yang dinyatakan bangkrupt di bulan Agustus 1992 beralaskan undang-undangan U. S. Bangkruptcy Code.

Dalam masa puncak kejayaannya, Phar Mor punya 300 store besar di hampir semua negara periode dan memperkerjakan 23, 500 orang karyawan. Produk yang dijual sungguh-sungguh bervariasi, dari obat-obatan, furniture, electronik, pakaian olah raga hingga videotape. Dalam melakukan fraud, top internal Phar Mor membuat 2 laporan ganda. Satu laporan inventory, sedangkan laporan lain adalah laporan bulanan moneter (monthly monetary report). Satu set laporan inventory berisi laporan products on hand yang benar (true report), sedangkan satu set laporan lainnya berisi informasi atas inventory yang di modification dan ditujukan untuk auditor use only.

Demikian juga dengan laporan bulanan keuangan, laporan keuangan yang benar – berisi tentang kerugian yang diderita oleh perusahaan, ditujukan hanya untuk jajaran eksekutif. Laporan lainnya adalah laporan yang sudah dimanipulasi hingga seolah-olah perusahaan mendapat upah yang berlimpah.

Dalam menyiapkan laporan-laporan ini, manajemen Phar Mor terencana merekrut staf dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Cooper & Lybrand. Staf-staf tersebut yang lalu dipromosikan akhirnya menjadi Vice President aspek financial dan kontroler, yang dikemudian hari ternyata terbukti turut terlibat aktif dalam fraud ini.

Dalam fall Phar Els, salah satu syarat agar agar internal audit bisa berfungsi, yaitu fungsi control environment telah diberangus. Control environment sangat ditentukan oleh attituted dari internal. Idealnya, manajemen harus mendukung penuh pekerjaan internal examine dan mendeklarasikan dukungan tersebut kesemua jajaran operasional perusahaan. Top manajemen Phar Els, tidak membuktikan attitude yang baik. Manajemen kemudian justru merekrut staf auditor dari KAP Cooper & Librand untuk turut dimainkan pada fraud. Tindak ini tidak merupakan tanpa perencanaan matang. Staf mantan auditor kemudian dipromosikan menduduki jabatan penting, walaupun dengan imbalan harus membuat laporan-laporan moneter ganda.

Sejauh ini internal Phar Els telah membuktikan tentang aturan: The Fraudulence Triangle. Ialah teori yang menerangkan atas penyebab fraudulence terjadi. Berdasarkan teori ini, penyebab scams terjadi gara-gara 3 situasi: Insentive/Pressure, Opportunitydan Rationalization/Attitude....

A Career in Pharmacy Essay

News